Josephine

Minggu pagi ini aku menemui Josephine di rumah kontrakannya yang sederhana. Ini pertemuanku yang ke-20 dengannya, atau yang ke-13 di rumah kontrakannya.

Pagi yang hujan gerimis ditemani awan mendung memang merupakan saat yang tepat buat dipijat. Aku sengaja memilih hari Minggu pagi supaya bisa lama chit chat dengannya. Aku sampai sekitar pukul 10.40.

Begitu masuk kamar tidurnya, tanpa basa-basi aku langsung menanggalkan seluruh pakaianku. Aku sudah terbiasa bugil di hadapannya.

Sambil merendam kedua kakiku, seperti biasa ia curhat padaku. Aku hanya jadi pendengarnya yang setia sambil memegang-megang paha dan tangannya.

Josephine

Josephine

Puas curhat, aku disuruhnya naik ke atas tempat tidurnya untuk dipijat. Sebelumnya, tentu saja seperti biasa, aku memeluk tubuhnya dengan erat. Tubuh telanjangku kutempelkan seluruhnya ke tubuhnya yang halus. Kuciumi dan kuhisap bahunya yang terbuka. Tanganku meraba belakang lehernya dan punggungnya.

Kutempelkan alat vitalku yang telanjang ke perut bagian bawahnya. Saat menempel, sedikit demi sedikit alat vitalku mulai menegang. Kubiarkan alat vitalku dalam posisi seperti itu dan kunikmati betul. Josephine sudah tahu kebiasaanku itu dan membiarkannya saja.

Saat aku melepaskan tubuhnya, dia melihat pada alat vitalku yang sudah menegang.

Aku berbaring telungkup menikmati pijatannya. Pijatan Josephine memang tiada duanya. Walaupun usianya masih muda tapi kualitas pijatannya kurang lebih sama dengan pijatan terapis top di Bersih Sehat Jakarta. Bahkan mungkin lebih!

Josephine tak pernah memijat tulang. Menurutnya itu tak baik. Ia selalu memijat otot. Kurasa teorinya benar karena aku selalu merasa badanku enak sekali sehabis dipijatnya. Badanku kadang malah sakit kalau habis dipijat oleh terapis yang senang memijat tulang.

Yang jelas, terapis Bersih Sehat tak ada yang berani menyentuh alat vitalku walaupun aku juga selalu bugil di hadapan mereka. Apalagi mengurut alat vitalku sampai aku ejakulasi… Akan kujadikan langgananku seumur hidup deh kalau sampai ketemu terapis Bersih Sehat yang seperti itu.

Balik lagi ke Josephine. Kunikmati benar-benar pijatannya yang kuat dan mantap pada seluruh tubuhku. Mulai kepala, bahu, punggung, pinggang, pantat, paha, betis dan telapak kaki sambil diiringi musik spa yang mengalun merdu.

Kunikmati saat dengkulnya dipakai memijat pantatku. Enak sekali. Ritual memijat dilakukannya cukup lama. Selanjutnya dia mengurut seluruh badanku dengan beberapa macam minyak & lotion.

Setelah beberapa jam, ia mempersilakanku untuk buang air kecil ke kamar mandinya yang kecil dan sederhana. Ketika kembali, aku disuruhnya duduk supaya ia bisa memijat leherku. Enak sekali…

Selesai dipijat leher, aku disuruhnya telentang untuk treatment berikutnya. Ia memijat bagian atas tubuhku dari sebelah atas kepalaku. Saat memijat perutku, kedua payudaranya berkali-kali menyentuh mukaku. Tak kusia-siakan kesempatan, kukecup payudaranya saat melalui mulutku.

Saat ia memijat kedua kakiku, kusempatkan juga meraba punggung bagian bawahnya. Ia membiarkan saja aku berbuat demikian.

Tangannya yang lembut mempermainkan dan memijati alat vitalku. Enak sekali. Kurang lebih sepuluh menit dia memijati buah zakar, pangkal alat vital dan sekitar selangkanganku. Sambil menikmati belaian tangannya, mataku menikmati keindahan tubuh Josephine yang kuning langsat dibalut tank top tipis berwarna ungu.

Lalu dia dengan garangnya mengocok alat vitalku. Aku mengerang-erang tak berdaya diperlakukan seperti itu. Ia selalu tersenyum bila sudah melihatku seperti itu. Air maniku muncrat saat ia mengocok. Seperti biasa, ia akan terus mengocok walaupun aku telah keluar. Aku benar-benar suka diperlakukan seperti itu!

Pukul 2pm kurang aku meninggalkan rumahnya. Selesai makan di food court Low Yat, aku naik monorail disambung taxi pulang ke condo-ku. Sore itu aku tidur dengan mantap sekali. Seluruh badan rasanya enak sehabis dipijat.

One response to “Josephine

  1. Pingback: Photo Session dan Orgy « My Erotic Journey

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s